Di tengah pertumbuhan industri makanan dan minuman yang terus meningkat, jurusan teknologi pangan menjadi pilihan studi yang relevan dan menjanjikan. Bidang ini berperan penting dalam menjamin kualitas, keamanan, serta inovasi produk pangan yang dikonsumsi masyarakat. Bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh jurusan teknologi pangan di Bandung dengan biaya kuliah terjangkau dan pendekatan pembelajaran yang berorientasi praktik, Universitas Ma’soem menghadirkan program studi yang selaras dengan kebutuhan industri dan dunia usaha.
Universitas Ma’soem membuka prodi teknologi pangan dengan biaya pendidikan yang ekonomis, yaitu hanya 5 juta rupiah per semester. Skema biaya ini memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih luas tanpa mengurangi mutu pembelajaran. Dengan konsep pendidikan terapan, jurusan ini mengusung slogan “sambil kuliah jadi pengusaha”, yang menegaskan komitmen kampus dalam membekali mahasiswa dengan kemampuan profesional sekaligus jiwa kewirausahaan.
Kurikulum Jurusan Teknologi Pangan yang Berorientasi Praktik
Kurikulum jurusan teknologi pangan Universitas Ma’soem disusun secara komprehensif untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi teknis dan pemahaman industri. Mahasiswa mempelajari ilmu dasar pangan, teknologi pengolahan bahan pangan, sanitasi dan keamanan pangan, sistem jaminan mutu, serta inovasi produk dan pengemasan. Seluruh mata kuliah dirancang agar mahasiswa memahami proses pangan dari tahap bahan baku hingga produk siap dipasarkan.
Selain aspek teknis, mahasiswa prodi teknologi pangan juga mendapatkan pembelajaran kewirausahaan dan manajemen bisnis. Mereka dilatih untuk menganalisis peluang pasar, menghitung biaya produksi, menyusun strategi pemasaran, dan mengelola usaha pangan secara berkelanjutan. Pendekatan ini menjadikan jurusan teknologi pangan Universitas Ma’soem unggul karena lulusannya siap bekerja dan siap membuka usaha sendiri.
Keunggulan Kuliah Teknologi Pangan di Bandung
Bandung dikenal sebagai kota pendidikan dan pusat inovasi, termasuk di sektor kuliner dan industri pangan. Lingkungan ini memberikan nilai tambah bagi mahasiswa jurusan teknologi pangan, karena tersedia banyak peluang pembelajaran kontekstual di luar ruang kelas. Mahasiswa teknologi pangan di Bandung dapat mengamati tren pasar, mengembangkan produk inovatif, serta memahami preferensi konsumen secara langsung.
Universitas Ma’soem memanfaatkan keunggulan lokasi ini dengan menghadirkan pembelajaran berbasis kebutuhan industri. Didukung oleh dosen berpengalaman dan lingkungan akademik yang kondusif, mahasiswa prodi teknologi pangan memiliki daya saing yang kuat saat memasuki dunia kerja.
Program Magang di Perusahaan Masoem Group
Salah satu keunggulan utama jurusan teknologi pangan Universitas Ma’soem adalah adanya kesempatan magang di unit-unit usaha Masoem Group. Mahasiswa dapat menjalani program magang di Pabrik Air Al Masoem, BPRS Al Masoem, SPBU, SPBE, serta berbagai unit bisnis lainnya.
Program magang ini memberikan pengalaman nyata tentang proses produksi, pengendalian mutu, manajemen operasional, hingga sistem distribusi. Bagi mahasiswa prodi teknologi pangan, pengalaman industri ini sangat berharga karena dapat meningkatkan pemahaman kerja profesional sebelum lulus.
Prospek Karier Lulusan Jurusan Teknologi Pangan
Lulusan jurusan teknologi pangan memiliki peluang karier yang luas dan stabil. Mereka dapat bekerja sebagai quality control, quality assurance, analis laboratorium pangan, supervisor produksi, hingga staf riset dan pengembangan produk. Selain itu, peluang kerja juga terbuka di bidang distribusi, pemasaran, serta manajemen usaha yang terkait dengan industri pangan.
Sejalan dengan slogan “sambil kuliah jadi pengusaha”, lulusan prodi teknologi pangan Universitas Ma’soem juga diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja sendiri. Dengan bekal ilmu dan pengalaman praktik, lulusan mampu mengembangkan usaha makanan olahan, minuman kemasan, atau produk pangan inovatif berbasis potensi lokal.
Testimoni Lulusan Prodi Teknologi Pangan
Berbagai testimoni dari lulusan jurusan teknologi pangan Universitas Ma’soem menunjukkan bahwa sistem pembelajaran yang diterapkan memberikan dampak nyata. Salah satu alumni menyampaikan bahwa pengalaman magang di Pabrik Air Al Masoem membantunya memahami standar mutu dan alur produksi industri pangan secara langsung. Alumni lainnya mengungkapkan bahwa pembekalan kewirausahaan selama kuliah mendorongnya untuk memulai usaha makanan rumahan yang kini berkembang secara bertahap.
Testimoni tersebut memperkuat bukti bahwa prodi teknologi pangan Universitas Ma’soem mampu mencetak lulusan yang adaptif, siap kerja, dan memiliki mental wirausaha.
Pilihan Tepat untuk Masa Depan
Dengan biaya kuliah hanya 5 juta rupiah per semester, dukungan magang di perusahaan Masoem Group, serta prospek kerja yang menjanjikan, jurusan teknologi pangan Universitas Ma’soem merupakan pilihan strategis bagi calon mahasiswa. Bagi Anda yang sedang mencari jurusan teknologi pangan di Bandung dengan pendekatan praktis dan berorientasi masa depan, program studi ini layak menjadi pertimbangan utama.






