Tutup Iklan
hijab
hijab
Yuk Kenali Gejala dan Penyebab Sleeping Beauty Syndrome

Yuk Kenali Gejala dan Penyebab Sleeping Beauty Syndrome

Writer
23 Jul 2020
Dibaca : 159x

Sleeping Beauty Syndrome ataupun Sindrom Kleine-Levin (KLS) adalah kendala jarang terjadi yang menimbulkan kantuk berulang dan rentang waktu tidur yang panjang. Dalam berbagai permasalahan, mereka bisa tidur selama 20 jam dalam sehari ibarat dongeng puteri tidur.

Mengutip laman Healthline, Sleeping Beauty Syndrome bisa melanda siapa saja dan bisa menimbulkan perubahan sikap dan kegelisahan. Lantas apa saja gejalanya? Orang yang hidup dengan Sleeping Beauty Syndrome umumnya tak mempunyai tanda-tanda di antara episode. Saat gelagat timbul, maka bisa terjadi berhari-hari, pekan, ataupun malahan berbulan-bulan.

Gejala biasa termasuk kantuk yang ekstrim. Barangkali terdapat kemauan dominan buat tidur dan kesulitan bangun di pagi hari. Selama waktu khusus, tak jarang tidur sampai 20 jam sehari. Waktu terjaga, mereka mengkonsumsi makanan, membersihkan diri di kamar mandi, kemudian tidur kembali.

Gejala yang lain seperti dorongan seks yang berlebih, selera makan bertambah, sikap kekanak-kanakan, sifat cepat marah, gagal fokus, dan halusinasi.

Masalah itu bisa berlangsung karena menurunnya aliran darah ke area otak. Sleeping Beauty Syndrome pun tidak mampu diramal. Tanda-tanda bisa berulang seketika dan tanpa peringatan dalam hitungan pekan, bulan, ataupun tahun. Mereka pun cuma mempunyai sedikit memori waktu tidak tidur.

Yang menyebabkan pasti Sleeping Beauty Syndrome belum dikenal, namun sejumlah dokter yakin faktor-faktor khusus. Umpamanya muncul dari luka di hipotalamus, area otak yang mengendalikan tidur, selera konsumsi, dan temperatur tubuh. Terdapat pula mungkin saja luka bekas jatuh dan menimpa kepala Anda.

Di permasalahan lain, beberapa orang menderita Sleeping Beauty Syndrome sesudah peradangan seperti flu. Permasalahan itu yang menjadikan sebagian periset yakin kalau sindrom ini mungkin adalah jenis hambatan autoimun. Penyakit autoimun ialah saat sistem imunitas tubuh melanda jaringan sehatnya sendiri.

Berbagai kejadian Sleeping Beauty Syndrome barangkali pula memiliki sifat genetik. Terdapat permasalahan di mana gangguan itu memengaruhi lebih dari satu orang dalam suatu keluarga.

Waktu memastikan apakah Anda menderita Sleeping Beauty Syndrome diperlukan pengecekan dalam waktu lama. Penyebab sebagian orang salah dinyatakan dengan masalah kejiwaan, menilik sindrom ini memang diiringi gejala kejiwaan. Maka dari itu diperlukan umumnya 4 tahun guna mendapat penaksiran yang akurat.

Dokter akan memakai tes lanjutan buat mengecek dan menyepelekan keadaan seperti diabete, hipotiroidisme, tumor, peradangan, peradangan, masalah tidur yang lain, dan keadaan neurologis, seperti multiple sclerosis.

Baca Juga:
Tips Memotret  Dengan Kamera Smartphone Untuk Mendapatkan Hasil Foto Terbaik Dan Keren

Berita Teknologi 28 Jun 2019

Tips Memotret Dengan Kamera Smartphone Untuk Mendapatkan Hasil Foto Terbaik Dan Keren

Tips Memotret  Dengan Kamera Smartphone Untuk Mendapatkan Hasil Foto Terbaik Dan Keren - Diperkirakan lebih dari 100 juta orang pengguna aktif

4 Kekurangan Menggunakan Behel Untuk Meratakan Gigi

Berita Kesehatan 15 Jul 2020

4 Kekurangan Menggunakan Behel Untuk Meratakan Gigi

Meratakan gigi selain menggunakan behel banyak sekali yang ingin tahu apakah ada cara atau alternatif yang lain. Hal ini dipertanyakan banyak orang tentunya

5 Masalah Kulit yang Timbul Karena Terlampau Lama di Rumah

Berita Kesehatan 1 Jul 2020

5 Masalah Kulit yang Timbul Karena Terlampau Lama di Rumah

Terlampau lama di rumah, disamping jenuh nyatanya ini jadi dampak kurang baik pada permasalahan kulit. Karena, sepanjang di rumah mungkin saja anda tak

Curug Cipatala Sukabumi, Air Terjun Eksotik Simpan Sejarah Zaman Belanda

Tempat Wisata 30 Jun 2020

Curug Cipatala Sukabumi, Air Terjun Eksotik Simpan Sejarah Zaman Belanda

Melancong alam melihat air terjun alias water fall, pastinya menyenangkan. Uniknya, di balik air terjun di tempat perkebunan itu ada lorong peninggalan VOC

Kebiasaan Buruk Yang Dapat Merusak Gaya Hidup Sehat

Berita Kesehatan 8 Nov 2019

Kebiasaan Buruk Yang Dapat Merusak Gaya Hidup Sehat

Kebiasaan Buruk Yang Dapat Merusak Gaya Hidup Sehat - Agar tubuh senantiasa sehat, kamu perlu menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Apa Perbedaan Marketing B2C dan Marketing B2B?

Berita Bisnis 29 Jul 2020

Apa Perbedaan Marketing B2C dan Marketing B2B?

Dalam dunia marketing, target pasar dibagi menjadi dua jenis, yakni B2C dan B2B. Bagi mereka yang sudah bermain cukup lama di dunia bisnis, istilah tersebut

rajatrafficNET
Copyright © DisiniSaja.com 2022 - All rights reserved
Copyright © DisiniSaja.com 2022
All rights reserved