Tutup Iklan
hijab
rajabacklink
Dadan Hamdani Mantan Jokowers

Alasan Masuk Akal Dadan Hamdani, Seorang Mantan Jokowers yang Dukung Anies-Muhaimin

Writer
12 Okt 2023
Dibaca : 191x

Mantan Relawan Jokowi atau yang sering disebut Jokowers yang Viral tahun 2019 dengan punggungnya, Dadan Hamdani, telah mengajak masyarakat untuk mendukung pasangan Anies-Muhaimin dalam pemilihan presiden tahun 2024. Dadan meyakini bahwa ajakannya ini merupakan bagian dari taubatan nasuhanya, karena menurutnya selama pemerintahan Jokowi, masyarakat telah menderita.

Dadan mengekspresikan penyesalannya karena sebelumnya ia pernah mendukung dan mengajak teman-temannya untuk melakukannya. Bagi Dadan, ini adalah sebuah aib yang harus diakui. Dia bahkan pernah memproduksi ribuan topi dan membagikannya kepada masyarakat pada acara Car Free Day tahun 2013. Hingga tahun 2014, ia terus mendukung pemerintahan tersebut. Namun, pandangan Dadan mulai berubah ketika ia menyaksikan sejumlah kebijakan pemerintah yang tampaknya tidak mendukung demokrasi dan kepentingan masyarakat. Khususnya, ia merasa bahwa Omnibus Law dan kebijakan lainnya cenderung tidak sesuai dengan keinginan rakyat dan justru merugikan mereka. Bahkan, KPK, yang sebelumnya menjadi kebanggaan Indonesia, mengalami pelemahan selama masa pemerintahan tersebut. Kebijakan terkait minyak goreng dan kebutuhan pokok juga dianggap tidak matang dan merugikan rakyat.

Dadan juga mencatat lonjakan harga beras dan kebutuhan pokok lainnya yang tidak stabil dan selalu meningkat. Terlebih lagi, petani menjadi lebih miskin akibat pencabutan subsidi pupuk, menciptakan ketidakpastian di kalangan mereka. Semua ini menjadi bukti dari kekacauan dan ketidakkonsistenan dalam kebijakan pemerintah.

Menurut Dadan Hamdani, kemerosotan ekonomi sangat terasa, dan ekonomi Indonesia berada di titik terendah dengan meningkatnya impor produk luar negeri yang merugikan industri dalam negeri. Banyak industri harus gulung tikar, dan pengangguran meningkat. Menurut Dadan, satu hal yang memprihatinkan adalah bahwa investasi yang diiklankan pemerintah justru menyedot banyak tenaga kerja asing, yang menjadi masalah besar. Menurut Dadan, hanya Anies dan Muhaimin yang mampu menyelesaikan masalah ini.

Di sisi lain, kebijakan regulasi dan aspek kebijakan lainnya justru tampaknya membuat kemiskinan dan ketimpangan semakin bertambah. Perkembangan E-Social Media Commerce dan E-Commerce juga terlalu disederhanakan akibat pergeseran dalam penggunaan media sosial yang sekarang dijadikan platform bisnis dan perdagangan. Namun, pada kenyataannya, masuknya produk-produk impor yang tidak terkendali telah menjadikan Indonesia sebagai pasar bagi produk-produk murah dan predatory pricing yang merugikan ekonomi dalam negeri. Sehingga regulasi yang ada terlalu sederhana.

Dadan mengungkapkan, "Pada awal pemerintahan Jokowi, kami sangat gembira karena impor dihentikan, tetapi persiapan untuk penyediaan barang dalam negeri tidak serius. Penunjukan pejabat-pejabat terkait juga dianggap tidak kompeten, sehingga semuanya tampak tidak terkoordinasi. Ini adalah suatu kontradiksi yang sangat mencolok."

Sebagai contoh, ketika pemerintah tiba-tiba menghentikan impor daging, alasan utamanya adalah untuk mencapai swasembada daging menjelang Hari Raya. Namun, upaya ini tidak disertai dengan perencanaan matang yang mencakup peta jalan yang komprehensif untuk pengembangan peternakan daging. Dengan begitu, masyarakat melihat kekacauan karena kebijakan ini tidak didukung oleh data yang komprehensif.

Selain itu, penegakan hukum juga terlihat sembarangan, seperti penggerebekan terhadap rumah-rumah penggemukan sapi yang dianggap menimbun sapi. Ini hanya menciptakan kesan bahwa kampanye anti-impor hanya berbicara saja. Keadaan ini mungkin merugikan masyarakat karena harga daging naik, tetapi para petani dan pengusaha peternakan tidak mendapat manfaat. Semuanya terlihat amatir dan tampaknya pejabat-pejabat yang tidak kompeten ditempatkan dalam posisi kunci.

Dadan menegaskan bahwa mereka yang pernah mendukung keputusan salah dengan kapasitas yang sangat terbatas dan tanpa kompetensi telah berdosa. Hal ini pasti merugikan masyarakat dalam skala mikro dan makro.

Dadan mengamati bahwa selama sembilan tahun terakhir, kebijakan pemerintah justru terlihat merugikan rakyat. Misalnya, harga BBM yang seharusnya mengikuti harga pasar dunia ternyata tidak berjalan seperti yang diharapkan. Bahkan, ketika harga minyak dunia turun, harga BBM di Indonesia tidak mengikuti penurunan tersebut.

"Ironisnya, ini terjadi ketika seorang yang dekat dengan Jokowi, yaitu Ahok, menjadi Komisaris Pertamina. Namun, semua upaya ini nampaknya hanya omong kosong," kata Dadan.

Dadan mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang cerdas, memiliki rekam jejak yang jelas, memiliki pendidikan yang baik, dan memahami masalah-masalah yang dihadapi. Menurut Dadan, kunci untuk mengatasi masalah adalah memahami masalah tersebut. Oleh karena itu, menurutnya, Anies-Muhaimin adalah pilihan yang tepat karena mereka adalah aktivis yang pernah berjuang untuk demokrasi.

Dadan menyimpulkan, "Saya yakin bahwa mereka adalah orang yang dapat memimpin Indonesia dengan mengedepankan nilai-nilai demokrasi dan mendengarkan suara rakyat. Itulah yang sebenarnya kita inginkan. Amin."

Sumber: suaranasional.com

Baca Juga:
Jakartamoving.com Jasa Pindahan Rumah, Apartemen, Kantor Terpercaya dan Berpengalaman

Gaya Hidup 5 Sep 2021

Jakartamoving.com Jasa Pindahan Rumah, Apartemen, Kantor Terpercaya dan Berpengalaman

Pindahan rumah, apartemen ataupun kantor tentunya membutuhkan perencanaan yang cukup baik dan matang. Hal ini dikarenakan pada umumnya barang-barang yang

Curug Cipatala Sukabumi, Air Terjun Eksotik Simpan Sejarah Zaman Belanda

Tempat Wisata 30 Jun 2020

Curug Cipatala Sukabumi, Air Terjun Eksotik Simpan Sejarah Zaman Belanda

Melancong alam melihat air terjun alias water fall, pastinya menyenangkan. Uniknya, di balik air terjun di tempat perkebunan itu ada lorong peninggalan VOC

Tips Memilih Jasa Sedot WC Terbaik dan Murah

Berita Kesehatan 27 Jan 2022

Tips Memilih Jasa Sedot WC Terbaik dan Murah

Jasa sedot WC no. 1 di Gresik, seringkali I wilayah perkotaan terjadi peresapan yang kurang baik. Hal ini menyebabkan saluran menjadi mampat, hingga septic

Kenali Lebih Jauh Mengenai Down Syndrome, Bunda Wajib Tahu!

Berita Kesehatan 24 Maret 2022

Kenali Lebih Jauh Mengenai Down Syndrome, Bunda Wajib Tahu!

Sekarang kita akan mengetahui lebih jauh tentang down syndrome. Down Syndrome merupakan sebuah keadaan di mana seseorang mempunyai kelebihan kromosom. Kromosom

Inilah Tempat Kuliner Halal Buat Kaum Muslim Saat Liburan Ke Bali

Tempat Kuliner 21 Nov 2018

Inilah Tempat Kuliner Halal Buat Kaum Muslim Saat Liburan Ke Bali

Tempat wisata yang selalu ramai dan tidak pernah sepi didatangi wisatawan adalah pulau dewata Bali. Banyak sekali wisatawan lokal maupun wisatawan asing dari

Pilih Deretan Merk Ban Mobil Terbaik Untuk Aktivitas Pengendara!

Ulasan Produk 14 Sep 2022

Pilih Deretan Merk Ban Mobil Terbaik Untuk Aktivitas Pengendara!

Seiring perkembangan zaman, ban mobil semakin ditingkatkan performanya demi keamanan dan keselamatan ketika berkendara. Sebab itulah memilih merk ban mobil

RajaKomen
Copyright © DisiniSaja.com 2024 - All rights reserved
Copyright © DisiniSaja.com 2024
All rights reserved